PERKEMBANGAN AKTIVITAS ENZIM
v TUJUAN PERCOBAAN
Praktikan mampu mengamati perkembangan aktivitas enzim.
v DASAR TEORI
Enzim adalah senyawa protein yang dapat mempercepat atau mengkatalis reaksi kimia. Enzim berperan dalam mengubah laju reaksi, sehingga kecepatan reaksi yang dihasilkan dapat dijadikan keukuran keaktifan enzim. Enzim hanya dapat bereaksi pada pH dan temperature tertentu. Karena enzim adalah protein, maka enzim dalam pakan rentan terdenaturasi atau rusak oleh enzim pencernaan atau sesuatu yang dapat mengubah struktur enzim.
Enzim adalah katalisator organik yang dihasilkan oleh sel hidup. Katalisator adalah substansi yang dapat merubah kecepatan reaksi kimiawi tetapi tidak merubah hasil reaksi. Ciri yang khas dari enzim ditandai oleh adanya spesifikasi untuk substrat yang mirip secara biologis. Cara kerja dari enzim ini sendiri sangat tergantung dari suhu serta lamanya waktu reaksi yang diberikan.
Enzim adalah biomolekul berupa protein yang berfungsi sebagaikatalis (senyawa yang mempercepat proses reaksi tanpa habis bereaksi) dalam suatu reaksi kimia organik. Molekul awal yang disebut substratakan dipercepat perubahannya menjadi molekul lain yang disebut produk. Jenis produk yang akan dihasilkan bergantung pada suatu kondisi/zat, yang disebut promoter. Semua proses biologis sel memerlukan enzim agar dapat berlangsung dengan cukup cepat dalam suatu arah lintasan metabolisme yang ditentukan oleh hormon sebagai promoter.
Untuk mencapai keadaan transisi dan berubah menjadi produk, substrat memerlukan tenaga yang sangat besar. Tanpa campur tangan enzim, proses tersebut memakan waktu yang sangat lama. Enzim menangkap substrat dan menekan energi aktivasi sehingga mempercepat reaksi kimia dalam sel.
Dalam aktivitasnya, enzim menciptakan lingkungan dengan transisi terstabilisasi, terdistribusi muatan berlawanan, membentuk lintasan alternatif, dan menggiring substrat pada orientasi yang tepat untuk bereaksi. Untuk mencapai aktivitas optimal, beberapa enzim bekerja sendiri dan sebagian lagi memerlukan komponen tambahan berupa molekul nonprotein yang disebut kofaktor. Bentuknya bisa berupa gugus prostetik yang mengikat kuat atau berupa koenzim melepaskan diri saat reaksi kimia terjadi.
Dalam satu detik, melakukan reaksi hingga jutaan kali supaya bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Reaksi tersebut dipengaruhi oleh temperatur, asam basa, kadar garam, dan inhibitor, yaitu senyawa kompetitif yang menghalangi pengikatan substrat oleh enzim.
v ALAT DAN BAHAN
a. Alat :
· Tabung reaksi
· Gelas kimia
· Erlenmeyer
· Gelas ukur
· Pipet tetes
· Kain kasa
· Lumpang dan Alu
b. Bahan :
· Larutan CH3COOH
· Larutan patih
· Larutan I2
· Kacang tanah
· Pasir
v PROSEDUR KERJA
§ Biji kacang tanah disiapkan, dan direndam dalam air selama 36, 24, 12, dan 1 jam sebelum percobaan.
§ Masing – masing ditempatkan pada wadah yang terpisah dan di beri label, setelah direndam, kulitnya di buang.
§ Diambil ± 50 gr biji kacang, dihancurkan menggunakan mortar dengan ditambahkan pasir. Di tambahkan ± 100 ml buffer asetat 0,1 M, disaring menggunakan kain kasa. Filtrat ditampung pada gelas kimia.
§ Dibuat larutan patih 1 %. 5 ml larutan patih diambil, kemudian 1 ml filtrat dimasukkan kedalamnya.
§ Perlakuan pada langkah 4 diatas diulangi sebanyak 3 kali, kemudian masing – masing ditempatkan pada tabung reaksi yang terpisah. Dibiarkan 0 menit. 3 menit, 15 menit dan 30 menit.
§ Kedalam masing – masing tabung ditambahkan 1 tetes pereaksi I2 0,1 N.
§ Diamati dan dicatat perubahan yang terjadi.
v DATA HASIL PERCOBAAN
Larutan I2 : berwarna orange
Larutan CH3COOH : berwarna bening
Larutan pati : berwarna putih keruh
Filtrat (1 jam) + pasir + CH3COOH : berwarna putih keruh
Filtrat (12 jam) + pasir + CH3COOH : berwarna putih keruh
Filtrat (24 jam) + pasir + CH3COOH : berwarna putih,lebih keruh
Filtrat (36 jam) + pasir + CH3COOH : berwarna putih,lebih keruh
Filtrat + 5 ml Larutan Pati
| Jam | 0 menit | 3 menit | 15 menit | 30 menit |
| 1 | Bening, Endapan putih | Bening, Endapan putih | Bening, Endapan putih | Bening, Endapan putih |
| 12 | Bening, Endapan putih | Bening, Endapan putih | Bening, Endapan putih | Bening, Endapan putih |
| 24 | Bening, Endapan putih | Bening, Endapan putih | Bening, Endapan putih | Bening, Endapan putih |
| 36 | Bening, Endapan putih | Bening, Endapan putih | Bening, Endapan putih | Bening, Endapan putih |
Filtrat + 5 ml Larutan Pati + Larutan I2 berlebih
| Jam | 0 menit | 3 menit | 15 menit | 30 menit |
| 1 | Warna biru ungu | Warna biru ungu | Warna biru ungu | Warna biru ungu |
| 12 | Warna biru ungu | Warna biru ungu | Warna biru ungu | Warna biru ungu |
| 24 | Warna biru ungu pekat | Warna biru ungu pekat | Warna biru ungu pekat | Warna biru ungu pekat |
| 36 | Warna biru ungu pekat | Warna biru ungu pekat | Warna biru ungu pekat | Warna biru ungu pekat |
v PEMBAHASAN
Sampel kacang tanah dalam 4 wadah berbeda direndam selama 36, 24, 12, dan 1 jam. Kemudian dihancurkan lalu ditambahkan pasir + CH3COOH, lalu disaring dan dicampur dengan larutan patih. Filtrat yang direndam selama 24 & 36 jam berwarna putih lebih keruh dan filtrat yang direndam selama 1 & 12 jam, berwarna putih keruh. Kemudian didiamkan selama 0, 3, 15 dan 30 menit. Semua filtrat yang direndam dalam waktu yang berbeda dan didiamkan terlihat bening dan terdapat endapan. Kemudian, ditambahkan larutan I2 berlebih. Filtrat yang didiamkan selama beberapa menit berbeda dan direndam 24 & 36 jam berwarna biru ungu pekat dan yang direndam selama. selama 1 & 12 jam dan, berwarna biru ungu.
v KESIMPULAN
Dari Percobaan ini didapat kesimpulan bahwa hal-hal yang mempengaruhi enzim adalah suhu, pH, konsentrasi enzim, substrat, keasaman, dan inhibitor enzim. Semakin lama perendaman maka warna larutan akan berubah menjadi biru keunguan sesuai dengan lamanya perendaman (pada penambahan I2 berlebih).
Kemudian dalam pengamatan aktifitas enzim melalui kacang tanah ini dapat diketahui bahwa enzim yang diamati pada percobaan ini adalah enzim amilase.
v DAFTAR PUSTAKA
o Dirgan, Nove. 2011. Aktivitas Enzim. http://novedirgan.blogspot.com/2011/05/laporan-praktikum-ipn-5-aktivitas-enzim.html. Diakses: 10 Oktober 2011, 10.30 WITA.
o Nursiam, Intan. 2010. Pengujian Aktivitas Enzim http://intannursiam.wordpress.com/tag/pengaruh-suhu-terhadap-kerja-enzim/html. Diakses: 10 Oktober 2011, 10.30 WITA.
LAPORAN PRAKTIKUM
BIOKIMIA
“PERKEMBANGAN AKTIVITAS ENZIM”
![]() |
Novel N. Pojoh
09 312 104
Kelas B
UNIVERSITAS NEGERI MANADO
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
PENDIDKAN KIMIA
